Danlebih banyak kelebihan dibandingkan dengan aki jenis basah, walaupun demikian dibutuhkan cara merawat aki kering motor dengan tepat memiliki usia pemakaian yang lebih tahan lama. Agar aki kering supaya awet dan tahan lama maka gunakanlah kendraan tersebut dengan sesering mungkin supaya sistem pengisian tetap berjalan dan supaya
Sebagian besar masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor, saat ini sudah mengenal dua jenis aki, yaitu aki kering dan juga aki basah. Keduanya biasa digunakan pada mobil kesayangan. Namun, sampai saat ini masih cukup banyak pemilik mobil yang masih belum mengetahui apa perbedaan antara aki kering dan aki basah, seperti apa kelebihan dan kekurangan keduanya. Nah, untuk membantu Anda mengetahui perbedaan antara keduanya, yuk simak artikel berikut sampai selesai! Aki Kering pada Mobil Walaupun dari namanya adalah aki kering, namun bukan berarti aki jenis ini tidak memiliki cairan pada bagian dalamnya. Aki kering tetap memiliki cairan elektrolit di bagian dalamnya. Namun, cairan elektrolit yang terdapat pada aki kering memiliki kandungan timah yang sedikit sehingga lebih hemat dibandingkan aki basah dan tidak mudah menguap. Baca Juga Booster Rem Mobil, Kenali Fungsi Hingga Cara Kerjanya Tips Merawat Komponen Penting Pada Kaki-Kaki Mobil Jelajah Indonesia Dengan Fitur Wuling Almaz Terbaru Anda sebagai pemilik mobil juga tidak perlu repot lagi mengisi ulang aki, karena aki jenis ini sudah diatur untuk penggunaan yang tidak membutuhkan isi ulang. Dari segi keawetan penggunaan, aki kering lebih mudah dalam perawatan dibandingkan aki basah. Aki Basah pada Mobil Pertama adalah jenis aki mobil basah. Aki jenis ini termasuk aki yang sangat mudah ditemukan karena sudah banyak digunakan pada semua jenis mobil dan masuk kategori basah karena memiliki air asam sulfat yang menjadi cairan elektrolitnya. Pada bagian dalamnya terdapat kandungan timah antimoni yang memiliki fungsi untuk penguat timbal pada baterai. Namun sayangnya, timah antimoni ini sangat mudah menguap yang berdampak pada air aki mobil yang cepat habis. Anda tidak perlu khawatir, karena Anda bisa mengisi ulangnya di bengkel Wuling terdekat di kota Anda. Perbedaan Aki Kering vs Aki Basah Baca Juga Komponen dan Cara Kerja Dinamo Mobil Listrik 7 Tips Cara Merawat AC Mobil Supaya Tetap Dingin Cara Independent Suspension Membuat Nyaman Menyetir Pertama dari hal desain, biasanya wadah aki mobil basah transparan sehingga memudahkan pengguna untuk melihat ketinggian air aki dan juga kondisi sel di dalam aki. Selain itu, Anda juga bisa menemukan garis batas penanda ketinggian air pada sisi wadah. Sehingga mempermudah Anda untuk menentukan kapan harus mengisi ulang air aki. Kondisi ini cukup berbeda pada aki kering, dimana wadahnya berwarna gelap atau hitam. Ini dikarenakan aki kering memang didesain untuk tidak diisi ulang sehingga Anda juga tidak perlu repot-repot melihat ketinggian air yang berada di dalam aki. Perbedaan selanjutnya adalah dari segi harga, harga aki kering biasanya lebih mahal apabila dibandingkan dengan aki basah mobil. Harga ini dipengaruhi dari kemudahan perawatan mobil, dimana pengguna tidak perlu repot-repot sering melakukan pengecekan air aki yang berfungsi sebagai cairan elektrolit di dalamnya. Lalu, sebagai pengguna sebaiknya memilih yang mana? Aki kering atau aki basah untuk penggunaan mobilnya? Ada beberapa pertimbangan yang bisa digunakan. Pertimbangan pertama adalah dari segi perawatan. Apabila Anda adalah tipikal pengguna yang tidak mau repot untuk merawat karena memiliki mobilitas yang tinggi setiap harinya, maka Anda bisa memilih aki kering untuk digunakan pada mobil Anda. Karena aki kering cenderung lebih mudah dalam perawatannya. Namun kalau pertimbangannya dari segi keawetan, maka Anda bisa memilih aki basah. Namun yang harus Anda perhatikan disini adalah harus selalu mengecek ketinggian air aki, jangan sampai berada di bawah batas atau terlalu tinggi diatas batas. Apapun pilihannya, yang harus Anda perhatikan adalah jangan sampai memilih ukuran aki ataupun voltase yang lebih rendah dibandingkan sebelumnya. Karena akan sangat berpengaruh pada kinerja mobil secara keseluruhan. Selain itu, pertimbangkan juga penambahan aksesoris yang berlebihan karena akan berpengaruh juga terhadap umur aki kering atau basah yang Anda gunakan. Sekarang Anda sudah paham kan kelebihan dan kekurangan antara aki kering dan aki basah? Dengan mengetahui fungsi keduanya, Anda akan terbantu jika mengalami kendala yang cukup serius pada aki mobil Anda. So, pantengin terus ya artikel-artikel informatif lainnya. CaraMembuat Charger Handphone Koneksi USB Di Sepeda Motor. Demikian informasi yang membahas mengenai Cara Mudah Membuat Charger Aki Otomatis Untuk Aki Kering dan Basah, semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunung di blog lupa untuk bagikan melalui facebook,twitter dan google +.
Buat para pecinta otomotif, kamu harus tahu perbedaan aki kering dan aki basah. Pasalnya hal ini sangat penting ketika melakukan pemilihan aki untuk kendaraan. Salah-salah, bukan tidak mungkin justru jadi repot ke depannya. Sebenarnya dari sisi kegunaan, aki kering atau basah sama saja. Aki atau accu memiliki fungsi sebagai sumber tenaga untuk menyuplai listrik ke berbagai komponen kendaraan. Kalau aki bermasalah, efeknya bisa membuat mobil dan motor tercinta mogok. Lalu kalau punya fungsi sama, apa yang membedakan aki kering dan aki basah? Paling utama adalah harga serta perawatannya. Kelebihan aki basah adalah harganya murah. Sementara untuk aki kering, keunggulannya ada di minim perawatan. Lalu aki jenis apa yang sebaiknya dibeli untuk kendaraan? Simak bahasan berikut, bila mau tahu jawabannya Perbedaan Aki Kering dan Aki Basah Sebelum beli, pastikan dulu kamu tahu perbedaan aki kering dan aki basah Bicara soal beda kedua jenis aki ini, bisa dilihat dari bentuk fisiknya. Kalau aki basah cenderung berwarna bening pada kovernya, sementara aki kering umumnya memiliki kover warna solid seperti hitam, kuning, dan hijau. Aki basah juga punya harga lebih murah. Hanya saja memang perlu ada perawatan. Sementara aki kering punya banderol lebih mahal, namun sangat minim perawatan, bahkan bisa dikatakan tidak ada perawatan. Berikut detailnya 1. Bentuk Fisik Aki Berbeda Contoh aki basah di sebelah kiri, sebelah kanan aki kering Perbedaan aki kering dan basah yang pertama, kamu bisa lihat dari bentuk fisiknya. Aki kering biasanya memiliki kover berwarna gelap. Bisa kuning, hitam, biru, dan lain-lain. Kemudian di bagian atasnya tampak tertutup. Meski namanya aki kering, bukan berarti di dalamnya tidak ada cairan elektrolit. Bedanya cairan itu tidak perlu diisi ulang oleh pemilik kendaraan. Beberapa produk aki kering juga ada yang menggunakan gel. Sementara aki basah umumnya menggunakan kover berwarna putih agak transparan. Hal ini dimaksud agar pemilik kendaraan bisa memantau tingkat ketinggian air aki di dalamnya. Kalau sudah di bawah batas, maka cairan elektrolitnya harus diisi ulang melalui lubang yang berada di bagian atas aki. Bicara cairan aki basah, ada dua yaitu air destilasi warna biru dan air zuur warna merah. Kalau untuk isi ulang yang dipakai adalah air destilasi penyulingan. Ini merupakan air hasil dari metode pemisahan bahan kimia berdasarkan kecepatan atau kemudahan menguapnya. Secara awam, air aki destilasi bisa dilihat dari tutup botolnya yang berwarna biru. Ada pula air zuur atau air aki keras dengan ditandai tutup botol warna merah. Zuur memiliki kandungan elektrolit berupa asam sulfat H2SO4 yang dapat menyimpan dan menghantarkan arus listrik. Air aki warna merah ini biasanya digunakan untuk mengisi aki saat pertama kali beli. 2. Perawatan Aki Kering Lebih Mudah Cara perawatan aki kering cenderung lebih mudah dibandingkan dengan aki basah Kemudian yang juga jadi perbedaan aki kering dan basah yaitu soal perawatan. Aki kering unggul karena dikategorikan sebagai komponen maintenance free MF atau tidak perlu banyak perhatian dari pemilik kendaraan. Beda dengan aki basah yang setiap bulan perlu dicek kondisinya. Harus kamu paham, bahwa cairan elektrolit di aki basah bakal menguap seiring waktu. Jadi secara berkala, kekurangan cairan pasti terjadi. Oleh karenanya, kamu wajib isi ulang. Dalam melakukan isi ulang aki basah, dibutuhkan air aki dengan kemasan berwarna biru. Ingat, bukan yang merah! Pasalnya kandungannya berbeda. Air aki dari botol merah atau aki zuur lebih bermanfaat untuk pengisian aki pada pertama kali beli dari toko. Kemudian yang juga perlu kamu tahu, sebenarnya bukan cuma aki basah saja yang butuh perawatan. Aki kering juga perlu dirawat, walau memang tidak serumit aki basah. Perawatan aki dimaksud untuk memperpanjang umurnya. Bila dirawat dengan baik, maka aki bisa berusia 2-3 tahun. 3. Harga Aki Basah Lebih Murah Aki basah harganya lebih murah, tapi perlu perawatan ekstra. Perbedaan aki kering dan basah yang terakhir adalah harga. Dengan perawatan yang minim wajar kalau aki kering dijual lebih mahal oleh produsen. Ambil contoh untuk aki kering untuk Toyota Avanza merek GS dijual Rp 750 ribuan. Sementara untuk aki basahnya Rp 750 ribuan. Inilah salah satu kelebihan aki basah dibanding aki kering yaitu harganya terjangkau. Oleh karenanya, sampai sekarang penggunaan aki basah tidak ditinggalkan. Di samping itu, bila aki basah tekor masih ada kemungkinan untuk diperbaiki dengan mengecas ulang dayanya. Sementara aki kering kalau sudah tekor, harus diganti pakai aki baru. Lebih Awet Aki Kering atau Aki Basah? Aki kering punya kelebihan minim perawatan Seperti yang sudah disebutkan di atas, aki kering dan basah umumnya punya usia pakai serupa sekitar 2-3 tahun. Tidak ada perbedaan umur kedua komponen ini. Hanya saja dengan catatan, kamu harus merawatnya. Perawatan aki basah misalnya dengan selalu mengisi air aki secara berkala. Kalau di aki kering tidak perlu demikian, cukup memanaskan mobil setiap seminggu dua kali kalau jarang dipakai. Tidak pula gunakan aksesori elektronik yang berlebihan seperti lampu strobo serta lampu tambahan dalam jumlah banyak, dan lain-lain. Jika kamu tidak merawat aki, maka dipastikan usia pakainya bisa lebih sedikit lagi. Bukan tidak mungkin, aki sudah tekor atau soak ketika usianya baru satu tahun. Cara Merawat Aki Kering dan Basah Cara merawat aki basah lebih rumit, karena perlu isi ulang air aki secara berkala Kalau kamu masih bingung cara merawat aki kering dan aki basah, berikut merupakan bahasan detailnya. Satu yang jelas, tidak sulit kalau kamu mau melakukan perawatan aki. Hanya perlu mengaktifkan mesin mobil atau motor secara berkala. Jangan sampai dalam posisi aki terpasang, kendaraan justru diam terlalu lama di garasi sampai berbulan-bulan. Hal ini bisa membuat tegangan aki habis atau tekor, karena terpakai untuk komponen seperti alarm, jam, dan lain-lain. Dengan mengaktifkan mesin, tegangan aki bakal terisi ulang secara otomatis. Umumnya cukup panaskan mobil satu minggu dua kali, agar tegangan aki optimal selalu. Selanjutnya, kamu perlu perhatikan terminal aki. Kalau terdapat kotoran dan jamur, maka segera bersihkan supaya arus listrik tidak terganggu. Cara membersihkannya cukup dengan siram pakai air panas kemudian sikat sampai bersih. Merawat aki kering dan basah juga bisa dengan cara tidak menggunakan aksesori elektronik terlalu banyak di mobil atau motor. Ambil contoh jangan pakai lampu storobo, lampu kabut tambahan, dan lain-lain. Kalau tidak disesuaikan dengan tegangan aki kendaraan, pastinya bisa membuat aki jadi lebih cepat mati. Perlu Isi Air Aki untuk Tipe Aki Basah aki basah harus isi ulang air aki secara berkala Kalau kamu pakai aki kering, cara-cara di atas sudah cukup untuk merawat. Hanya saja kalau yang dipakai adalah aki basah, maka ada cara perawatan ekstra yaitu isi ulang air aki. Biasanya hal ini dilakukan setiap satu bulan sekali. Sebelumnya, perlu dilakukan pengecekan dulu di kover aki, apakah air aki sudah berkurang karena menguap atau belum? Kalau ada di batas minimum, maka perlu segera tambahkan sampai posisinya normal. Dalam melakukan isi ulang aki basah, dibutuhkan air aki dengan kemasan berwarna biru. Setelah mengetahui perbedaan aki kering dan aki basah, mana yang lebih tertarik untuk kamu beli? Pastinya kalau punya bujet lebih serta tidak mau ribet, aki kering merupakan pilihan pas. Hanya saja kalau bujet kamu terbatas dan tidak masalah dengan proses isi air aki, aki basah cocok buat kamu. Apapun yang dipilih, pastikan kamu tetap melakukan perawatan aki secara berkala. Pasalnya hal ini sungguh penting untuk memperpanjang usia aki. Biasanya aki kering dan basah usia pakainya sampai 2 tahun. Kalau tidak dirawat, satu tahun saja sudah jebol dan harus diganti. Tidak mau kan? Teknik Cas Aki Kering dan Aki Basah Ketahui letak kutub + dan – di aki mobil Salah satu cara merawat aki kering dan aki basah bisa dengan dicas. Banyak yang salah mengira kalau cuma aki basah yang bisa dicas, padahal aki kering juga. Teknik ini dilakukan, bila tegangan aki berkurang. Sebagai informasi, tegangan aki mobil yang normal adalah di atas 12 Volt. Kalau mesin sudah aktif, maka teganannya bisa meningkat hingga 14 Volt. Kadang tegangan aki berkurang, karena mobil jarang dipakai. Efeknya menjadikan mobil susah distarter atau bahkan mesin tidak mau aktif. Oleh karena itulah, accu atau aki harus dicas. Salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika cas aki adalah tegangan tidak boleh di bawah 10 Volt. Pasalnya kalau sudah di bawah itu, harus ganti aki baru. 1. Lepaskan Kabel Aki Pertama-tama kamu harus pastikan mobil dalam kondisi mati, kemudian lepaskan kabel dari aki. Selanjutnya cabut aki dan letakkan di tempat yang aman. Kalau aki basah, bisa juga tambahkan dulu air aki destilasi atau tutup biru bila air aki berkurang. 2. Pasang Kabel Cas dengan Benar Kamu harus siapkan charger aki mobil. Pasangkan kabel ke aki yang mau dicas secara benar, artinya warna merah ke kutub positif dan warna hitam ke kutub negatif. Kemudian tentukan ampere yang sesuai, jangan terlalu besar. Umumnya pakai hitungan 101. Misalnya kalau aki mobil kamu punya 60 ampere, maka casnya gunakan 6 ampere saja. Barulah colokkan ke stop kontak. 3. Periksa Tegangan Aki yang Sudah Dicas Setelah cas aki selesai dilakukan, cabut semua kabel. Kemudian cek tegangan aki mobil kamu, kalau sudah di atas 12 Volt berarti normal. Lalu pasang aki ke mobil dan coba starter mesin. Semoga bisa menyala lagi! Itulah tadi bahasan perbedaan, perawatan, serta kelebihan aki kering dan aki basah. Untuk informasi lain soal dunia otomotif, pantau terus Moladin!
Akimerupakan komponen yang sangat penting pada sebuah kendaraan. Dari aki semua sistem kelistrikan yang ada pada kendaraan bermotor bisa berjalan. Namun banyak pengguna yang tidak pernah merawatnya, diantaranya mengisi rutin air aki. Saat ini aki kering pun hadir untuk pengguna yang ingin praktis tanpa harus mengisi air aki. Perkara bagus aki kering atau basah, sebenarnya keduanya memiliki fungsi yang sama sebagai komponen penting dalam sistem pengisian daya kendaraan bermotor. Aki bertugas menyimpan energi listrik yang diperlukan untuk menghidupkan mesin kendaraan serta untuk menjalankan berbagai sistem kelistrikan di dalamnya. Ada dua jenis aki yang umumnya digunakan dari 6 jenis Aki, yaitu aki kering dan aki basah. Namun, manakah yang lebih baik di antara keduanya? Mari kita sama-sama intip kelebihan serta kekurangan dari penggunaan aki kering dan basah, sebagai bahan pertimbangan Anda. Kelebihan dan Kekurangan Aki Kering Aki kering, juga dikenal sebagai aki maintenance-free atau aki bebas perawatan, telah menjadi pilihan yang populer dalam beberapa tahun terakhir. Untuk mengetahui bagus aki kering atau basah sebaiknya cek terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan dari aki kering di bawah ini Kelebihan Aki Kering Mudah secara perawatan. Aki kering tidak memerlukan pengisian air aki secara berkala seperti aki basah. Ini membuatnya lebih nyaman digunakan karena tidak memerlukan perawatan rutin. Selain itu proses pembersihannya juga cukup mudah menggunakan kain kering yang memiliki permukaan lembut saja. Keunggulan penting dari aki kering adalah terbuat dari material yang cairan elektrolitnya mengandung timah kalsium, sehingga tidak mudah menguap dan tidak mudah tumpah. Sangat membantu untuk Anda yang sering melintasi medan berguncang atau ekstrim. Selain perawatannya yang lebih gampang, pemasangan aki kering pun jauh lebih cepat. Kekurangan Aki Kering Aki kering umumnya memiliki harga yang cenderung lebih mahal jika dibandingkan dengan harga aki basah, karena pembuatannya menggunakan teknologi yang lebih canggih dari aki basah. Menggunakan aki kering, itu berarti Anda harus siap memanaskan mesin kendaraan secara rutin untuk menjaga performa aki. Karena maintenance-free, aki kering tidak bisa diisi ulang dan harus diganti dengan yang baru. Usia penggunaannya pun cukup singkat, hanya berkisar 2 tahun saja. Kelebihan dan Kekurangan Aki Basah Aki basah, juga dikenal sebagai aki konvensional, menggunakan cairan elektrolit untuk menghasilkan energi listrik yang dibutuhkan oleh kendaraan. Jika sebelumnya Anda sudah menyimak kekurangan dan kelebihan aki kering, untuk mengetahui bagus aki kering atau basah, saatnya simak lebih lanjut kelebihan dan kekurangan menggunakan aki basah. Kelebihan Aki Basah Pilihan hemat biaya, karena aki basah dijual dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan aki kering. Saat mengalami kerusakan, aki basah dinilai lebih mudah diperbaiki dari pada aki kering. Ketersediaan yang mudah didapat membuat banyak yang memilih menggunakan aki basah, biasanya tidak sulit untuk menemukan aki basah yang sesuai dengan kendaraan Anda di bengkel maupun tempat servis terdekat. Aki basah memiliki usia penggunaan yang relatif lama asalkan selalu dirawat secara rutin serta mengganti air aki yang digunakan. Kekurangan Aki Basah Perlu perawatan rutin dan mengontrol kondisi aki secara berkala. Jika tidak diawasi dengan baik, cairan elektrolit mudah menguap yang dapat menyebabkan aki cepat habis, aki yang berkurang dapat mengurangi kinerja aki dan mempersingkat umur pakainya. Cairan elektrolit yang digunakan pada aki basah beresiko tumpah. Jika tidak berhati-hati dan di cek secara berkala cairan yang tumpah dapat merusak komponen kendaraan lainnya dan menyebabkan korosi. Aki basah lebih rentan terhadap getaran dan guncangan dibandingkan dengan aki kering. Jika kendaraan digunakan dalam kondisi medan yang berguncang atau sering mengalami goncangan, ada risiko kerusakan pada aki basah, termasuk kebocoran cairan elektrolit. Tips Menjaga Aki agar Tetap Awet Menjaga aki kering agar tetap awet Rutin memanaskan mesin Salah satu kunci perawatan aki kering adalah memanaskan mesin kendaraan secara berkala. Hal tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja mesin dan menjaga kondisi kelistrikan mobil. Jika mobil sering menganggur dan jarang digunakan, pastikan Anda memanaskannya 5-10 menit setiap harinya untuk menjaga aki tetap stabil dan optimal. Hindari penggunaan aki dalam kondisi terlalu panas atau terlalu dingin. Suhu yang ekstrem dapat mempengaruhi kinerja aki. Usahakan menjaga aki dalam suhu yang stabil. Bersihkan koneksi dan terminal aki secara teratur dengan menggunakan sikat berbulu lembut atau sikat aki khusus. Hal ini akan membantu menghilangkan kotoran atau korosi yang dapat mengganggu kinerja aki. Pastikan aki yang dipasang pada mobil sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan listrik mobil Anda. Dalam kata lain, tidak membebani kinerja aki dengan berbagai komponen modifikasi yang dipasang di dalam mobil. Lakukan pemeriksaan rutin terhadap aki, termasuk pemeriksaan visual terhadap kondisi fisiknya. Perhatikan tanda-tanda kerusakan seperti korosi, kebocoran, atau bengkak pada aki. Jika Anda melihat tanda-tanda masalah, segera ganti aki yang rusak atau bawa aki ke bengkel yang terpercaya untuk diperiksa dan diperbaiki. Menjaga aki basah agar tetap awet Pemeriksaan rutin pada tingkat elektrolit aki basah sangat penting. Pastikan tingkat elektrolit berada pada level yang tepat sesuai dengan petunjuk pabrikan. Terminal aki basah rentan terhadap korosi. Bersihkan terminal secara berkala dengan sikat aki atau kain bersih yang direndam dalam larutan baking soda dan air. Pastikan untuk membilasnya dengan air bersih dan keringkan terminal sebelum menghubungkannya kembali. Hindari tumpahan cairan elektrolit Pastikan aki basah terpasang dengan baik dan tidak ada kebocoran cairan elektrolit. Jika terjadi tumpahan, segera bersihkan dengan hati-hati menggunakan kain bersih dan lap kering untuk mencegah korosi pada komponen kendaraan. Jaga kebersihan Pastikan area sekitar aki basah tetap bersih dan bebas dari kotoran dan debris. Debris yang menumpuk dapat menyebabkan kelembaban dan korosi pada aki. Gimana Sobat CARSOME? Bagus aki kering atau basah sebetulnya memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing, bukan? Jangan lupa disesuikan kembali dengan kebutuhan kendaraan Anda, ya. Jual Mobilmu Tanpa Ribet di CARSOME Profesional, Nyaman, dan Cepat! Jika Anda ingin menjual mobil tanpa ribet, CARSOME adalah solusi terbaik! Dengan CARSOME, proses jual mobil lebih profesional, nyaman, dan pastinya cepat. Sudah tahu kan? Anda bisa melakukan inspeksi mobil secara gratis tanpa dipungut biaya apapun dan mendapatkan penawaran harga di tempat. Selain itu, CARSOME juga menjamin keamanan transaksi jual beli mobil melalui proses yang dilakukan di tempat yang aman, terpercaya dan cepat, karena jika Anda sepakat dengan harga yang ditawarkan, uang akan dikirimkan dengan aman ke rekening Anda dalam 24 jam. Yuk segera jadwalkan inspeksi GRATIS secara online atau datang langsung ke CARSOME terdekat. Jangan lupa! Download aplikasi CARSOME untuk kemudahan jual beli mobil dalam satu genggaman. Kami tunggu kehadirannya, ya! Baca juga Jarak Tempuh vs. Tahun Produksi Menentukan Mobil Bekas yang Tepat
Jikamemang terpaksa untuk cas aki kering kendaraan, sebaiknya menggunakan charger yang memiliki fitur cut-off. Ini berguna ketika strum aki sudah penuh, charger akan memutus arus listrik sehingga aki bisa terhindar dari masalah over charge. Berikut cara cas aki kering sendiri di rumah yang dikutip dari berbagai sumber: 1. Cari Lokasi Aman.

Pernahkah OtoFriends mendengar isitlah aki basah dan aki kering? Kedua aki ini tergolong sebagai salah satu sparepart penting sebagai pusat kelistrikan pada dalam mobil ada electronic control unit atau ECU yang digerakkan oleh aki mobil. Selain itu, ada juga AC mobil, lampu mobil, klakson mobil dan komponen lainnya yang membutuhkan aliran listrik yang dipasok oleh aki mobil. Apabila aki mobil bermasalah tentu akan jadi masalah kita ada istilah aki basah dan aki kering. Apa perbedaan kedua aki tersebut? Bagaimana cara merawatnya? Berapa harga aki mobil? Semua pertanyaan itu akan terjawab di artikel ini. Baca juga Harga Aki Mobil Terbaru, Jenis, dan Tips PentingnyaDaftar Isi 1Perbedaan Aki Basah vs Aki Kering1. Aki basah2. Aki keringCara Merawat Aki Basah dan Aki KeringHarga Aki Mobil1. GS Astra2. Yuasa3. GForce4. Global BatteryPertanyaan Seputar Aki Basah Meskipun bernama basah dan kering, tetapi sebetulnya kedua jenis aki ini menggunakan cairan elektroda yang sering kita sebut dengan air aki kering, cairannya berbentuk gel sehingga lebih padat. Sedangkan pada aki basah, cairannya berbentuk cair seperti air biasa. Mari kita ulas lebih rinci tentang kedua jenis aki Aki basahAki jenis ini menggunakan wadah semi transparan. Tujuan dari penggunaan wadah semi transparan ini adalah agar kamu lebih mudah mengecek volume air aki. Air aki yang digunakan pada jenis aki ini adalah air accu dan air jenis air aki ini memiliki fungsi yang sama, tetapi berbeda dalam penggunaan. Fungsi cairan aki ini adalah sebagai perendam cell-cell yang berada di dalam aki agar bisa menghantarkan arus listrik. Air accu digunakan untuk menambah volume air aki sedangkan air zuur digunakan pada saat pertama kali mengisi air aki. Cell–cell yang tidak terendam sempurna akan membuat arus listrik yang mengalir menjadi berkurang. Hal ini terjadi karena cell baterai mengalami oksidasi dan berkarat. Ini dia perbedaan beberapa jenis air yang biasa digunakan untuk mengisi DestilasiAir ini adalah hasil dari metode pemisahan bahan kimia atau biasa disebut penyulingan. Proses ini dilakukan dengan cara mendidihkan campuran zat sampai menguap. Kemudian, uap tersebut didinginkan dan hasil pendinginan ini yang disebut air ZuurAir ini memiliki kandungan asam sulfat yang tinggi. Kandungan ini bersifat keras sehingga lebih cocok digunakan untuk mengisi aki yang kosong. Asam sulfat atau H2SO4 ini berfungsi menyimpan serta menghantarkan arus membedakan kedua jenis air saat hendak membeli di bengkel cukup mudah. Kedua jenis air aki ini telah dibedakan oleh produsen dengan membedakan warna tutup botol atau kemasan. Air zuur biasanya menggunakan warna merah pada tutup botol atau kemasan sedangkan air accu menggunakan warna menggunakan cairan berbentuk air, maka volumenya lebih cepat menguap. Padahal volume air aki basah harus tetap terjaga. Pastikan volumenya tetap berada di batas air yang tertera pada wadah aki. Kamu bisa melakukan pengecekan secara berkala paling tidak sebulan atau dua bulan sekali. Gunakan air accu atau air destilasi untuk menambah volume air aki dan air zuur untuk mengisi ketika aki masih kosong. Jangan sampai salah menggunakan air aki juga Aki Hybrid vs Aki Kering dan Aki Basah, Mana Lebih Awet?2. Aki keringBerbeda dengan aki basah, aki kering terbilang memiliki perawatan yang minim. Maka dari itu aki kering juga sering disebut maintenance free MF. Jenis aki ini tidak perlu dilakukan pengisian air aki. Meskipun begitu, biasanya usia pakai aki kering adalah sekitar 1,5-2 tahun. Jika sudah memasuki usia pakai, aki kering harus diganti baru. Kalaupun ingin diperbaiki, prosesnya cukup rumit dan membutuhkan ketelitian dan kerapian karena harus membuka segel menggunakan gergaji atau pisah. Jika tidak hati-hati, komponen aki bisa aki kering memiliki perbedaan yang mencolok dibandingkan aki basah. Aki kering biasanya memiliki wadah dengan desain yang tertutup sepenuhnya menggunakan bahan yang solid. Jadi kita tidak bisa melihat isi di dalam aki. Warna yang digunakan pada kemasan aki kering di antaranya adalah hitam, biru, putih, atau kuning. Jenis aki ini juga tidak memiliki lubang pengisian pada bagian atas isi yang digunakan pada aki kering adalah gel. Bentuk gel ini tidak mudah menguap sehingga volume gel dapat lebih aki kering dibanderol lebih mahal daripada harga aki basah. Contohnya aki kering untuk tipe mobil yang sama memiliki harga sekitar Rp700 ribu, sedangkan harga aki basah sekitar Rp900 ditanya jenis aki mana yang lebih awet, jawabannya adalah tergantung penggunaan. Aki jenis basah bisa lebih awet jika rajin mengecek kualitas dan kuantitas air aki. Penggunaan komponen tambahan pada mobil juga bisa membuat aki cepat Merawat Aki Basah dan Aki KeringAki harus dijaga kinerjanya karena berperan sangat penting untuk menghidupkan mobil. Seperti yang sudah disinggung di atas, aki basah dapat dirawat dengan rutin melakukan pengecekan volume air aki. Selain itu kutub negatif dan positifnya juga perlu dirawat dan cara merawat aki kering adalah dengan sering menggunakan mobil. Mobil yang sering digunakan akan membuat arus listrik selalu tertarik menggunakan aki basah atau aki kering? Apapun pilihannya, jangan lupa kamu bisa melakukan ganti aki di bengkel-bengkel terdekat pada aplikasi Otoklix. Banyak pilihan jenis akinya dengan harga lebih murah pula! Plus, jangan lupa kumpulkan OtoPoints, yaitu semacam reward yang bisa digunakan untuk servis juga Cara Service Aki Mobil yang Soak Tanpa ke BengkelHarga Aki MobilApabila OtoFriends perlu mengganti aki, berikut ini adalah harga aki mobil 2022 untuk masing-masing merk aki GS AstraGS Astra merupakan merk aki mobil terbaik di dunia yang diproduksi oleh PT GS Battery dan sudah berlisensi Japan Storage Battery Co. Jenis aki mobil yang populer di Indonesia di antaranya aki basah, aki kering mobil, VRLA, hybrid, dan aki untuk mobil premium lainnya. Ini rincian Aki MobilHarga Aki MobilGS Astra NS40ZL 12 volt 35 AhRp693 ribuGS Astra NS60LS 12 volt 45 AhRp792 ribuGS Astra N50 12 volt 50 AhRp843 ribuGS Astra N50Z 12 volt 60 AhRp979 ribuGS Astra NS60L 12 volt 45 AhRp1 jutaGS Astra N50 12 volt 50 AhRp1,1 jutaGS Astra N50Z 12 volt 60 AhRp1,2 jutaGS Astra NS70 12 volt 65 AhRp1,3 jutaGS Astra 95D31R 12 volt 80 AhRp1,4 jutaGS Astra 80D26L 12 volt 69 AhRp1,5 jutaGS Astra 75D23L 12 volt 65 AhRp1,6 jutaGS Astra 80D26L 12 volt 69 AhRp1,8 jutaGS Astra N120 12 volt 120 AhRp1,9 jutaGS Astra 105D31R 12 volt 80 AhRp2,2 jutaGS Astra Q85 12 volt 65 AhRp3,5 juta2. YuasaAki mobil terbaik selanjutnya ada Yuasa yang diproduksi oleh PT Yuasa Battery Indonesia. Aki mobil Yuasa terbuat dari kualitas material terbaik dan diproduksi melalui sistem perakitan dan ketelitian yang tinggi. Lantas, berapa harga aki mobil Yuasa?Tipe Aki MobilHarga Aki MobilYuasa 34B19R-MF NEW 12 volt 30 AhRp835 ribuYuasa NS-40 MF 12 volt 32 AhRp850 ribuYuasa NS-40ZL MF 12 volt 35 AhRp910 ribuYuasa NS-60S* MF 12 volt 45 AhRp990 ribuYuasa NS-60L MF 12 volt 45 AhRp990 ribuYuasa N-50 MF 12 volt 50 AhRp1,1 jutaYuasa 55D23L MF 12 volt 60 AhRp1,2 jutaYuasa NS-70 MF 12 volt 65 AhRp1,3 jutaYuasa N-70 MF 12 volt 70 AhRp1,5 jutaYuasa N-70Z MF 12 volt 75 AhRp1,6 jutaYuasa 80D26L MF NEW 12 volt 65 AhRp1,7 jutaYuasa 95D31L MF NEW 12 volt 80 AhRp1,8 juta3. GForceHarga aki mobil GForce lebih murah dibandingkan dua aki mobil sebelumnya yakni GS Astra dan Yuasa. Walaupun murah, tetapi GForce dilengkapi dengan envelope separator, plate, indikator, grid casting, cast on strap dan post terminal. Berikut ini harga aki mobil Aki MobilHarga Aki MobilGForce NS40 12 volt 32 AhRp605 ribuGForce NS40Z 12 volt 35 AhRp645 ribuGForce N50 12 volt 50 AhRp760 ribuGForce N50 12 volt 50 AhRp765 ribuGForce N50Z 12 volt 60 Ah Rp880 ribuRp880 ribuGForce NX120-7 12 volt 100 AhRp1,3 jutaGForce DIN 60038 12 volt 100 AhRp2,2 jutaGForce DIN 67018 12 volt 170 AhRp3,2 juta4. Global BatteryGlobal Battery adalah aki mobil yang diproduksi di Korea Selatan dengan harga yang cukup fantastis. Wajar saja karena Global Battery dilengkapi dengan cranking ampere atau CCA yang tinggi guna memudahkan untuk menyalakan mesin di saat cuaca dingin. Berikut ini harga aki mobil Global Aki MobilHarga Aki MobilGlobal Battery 34B19R 12 volt 45 AhRp1 jutaGlobal Battery 55B24LS 12 volt 55 AhRp1,2 jutaGlobal Battery 55059L 12 volt 50 AhRp1,5 jutaGlobal Battery 56030L 12 volt 60 AhRp1,6 jutaGlobal Battery 57024L 12 volt 70 AhRp1,7 jutaGlobal Battery 70D23L 12 volt 65 AhRp1,5 jutaGlobal Battery 80D26R 12 volt 80 AhRp1,5 jutaGlobal Battery 105E41R 12 volt 115 AhRp2,6 jutaGlobal Battery 135F51R 12 volt 135 AhRp3,4 jutaGlobal Battery 180G51R 12 volt 180 AhRp4,1 jutaGlobal Battery 230H52R 12 volt 230 AhRp4,7 jutaPertanyaan Seputar Aki Basah Perbedaan aki basah dan aki kering yang paling terlihat adalah usia pemakaian dan perawatan aki. Untuk aki basah kita perlu memperhatikan jenis air yang digunakan untuk mengisi aki mobil. Sedangkan aki kering minim perawatan tetapi hanya mampu bertahan 1 sampai 2 tahun aki baru yang masih kosong diisi oleh air zuur yang memiliki kandungan asam sulfat tinggi. Karena sifatnya yang begitu keras dengan kandungan asam sulfatnya maka bagus untuk menyimpang dan menghantarkan arus OtoFriends menginginkan perawatan dan penggunaan yang simple, maka kita bisa memilih aki kering. Akan tetapi bila ingin mendapatkan usia pemakaian yang cukup lama maka kita bisa menggunakan aki basah.

Berikutadalah kelebihan dan kekurangan aki kering dan aki basah. Liputan6.com, Aki basah atau kering. Kalau aki kering mungkin jarang rekondisi," kata dia. Baca Juga. Deretan Modifikasi yang Jadi Sasaran Empuk Polisi Saat Razia; Penyebab Rem Motor Blong Saat Turunan; SPK Mitsubishi Xpander Tembus 55 Ribu, Pembeli Didominasi Konsumen Baru
Jakarta – Aki yang digunakan pada mobil dan sepeda motor umumnya terbagi menjadi dua jenis, aki basah dan aki kering. Sayangnya, masih banyak orang yang belum terlalu mengetahui perbedaan aki basah dan kering. Padahal, aki basah dan kering memiliki perbedaan yang cukup signifikan di antara keduanya. Di pasaran kedua aki ini disebut menggunakan istilah aki basah dan kering. Walaupun namanya berbeda, semua jenis aki, baik aki kering maupun aki basah, tetap memakai cairan elektroda yang biasa disebut dengan air aki. Lalu, apa sih perbedaan yang paling kentara antara kedua aki tersebut? Jika ditelisik secara mendalam aki basah dan kering tentu memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Biasanya pada model aki kering cairannya akan lebih padat dibandingkan dengan aki basah. Cairan ini juga biasanya berbentuk gel. Sedangkan aki basah, cairannya memiliki tekstur yang jauh lebih encer. Bahkan saking encernya, mirip sekali dengan air. Isi KontenJenis Aki KendaraanAki BasahLalu Apa Bedanya Air Destilasi dan Air Zuur?Air DestilasiAir ZuurAki KeringCara Merawat Aki Basah dan KeringPerbedaan Harga Aki Basah dan Kering Jenis Aki Kendaraan Aki Basah Aki basah biasanya menggunakan tempat yang semi transparan. Hal ini memang sengaja dilakukan oleh para produsen aki agar lebih mudah memantau kadar air aki. Air aki atau yang lebih sering disebut air zuur, merupakan cairan yang memiliki fungsi sebagai perendam. Cell-cell yang terdapat pada bagian dalam aki direndam menggunakan air ini. Untuk itulah, mengapa tipe aki basah memiliki wadah yang transparan. Pengecekan kondisi air dalam aki basah pun menjadi rutinitas yang penting dilakukan. Hal tersebut terkait lantaran semua cell yang ada dalam aki harus terendam secara sempurna. Jika air pada aki tersebut berkurang, maka penyimpanan pada arus akan berkurang. Oksidasi yang diakibatkan akan membuat lempeng cell menjadi berkarat dan akibatnya kelistrikan kendaraan tidak akan menjadi maksimal. Jika Carmudian memakai aki basah, usahakan untuk selalu mengecek setiap satu bulan sekali. Tambahkanlah air aki sesuai dengan batas yang dianjurkan. Usahakan tidak melebihi batas yang sudah ditetapkan. Untuk mengisi air aki basah, gunakanlah air destilasi bukan air zuur. Lalu Apa Bedanya Air Destilasi dan Air Zuur? Air Destilasi Air destilasi penyulingan adalah air hasil dari metode pemisahan bahan kimia berdasarkan kecepatan atau kemudahan menguapnya. Dalam penyulingan, campuran zat dididihkan hinga menguap. Uap inilah yang kemudian didinginkan kembali ke dalam bentuk cairan. Secara awam, membedakannya cukup lihat warna tutup botolnya yang berwarna merah. Air Zuur Air zuur biasa juga dikenal sebagai air aki keras. Air zuur adalah air aki yang diisi pertama kali diisi saat aki kosong. Zuur memiliki kandungan elektrolit berupa asam sulfat. Asam sulfat yang mempunyai rumus kimia H2SO4 ini merupakan elektrolit kuat yang dapat menyimpan dan menghantarkan arus listrik. Air zuur biasanya dikemas dalam botol dengan tutup berwarna biru. Aki Kering Setelah membahas lebih dalam mengenai aki basah, mari kita berlanjut ke tipe aki kering. Aki kering ini merupakan aki yang dikembangkan dari tipe aki basah. Aki kering ini memiliki wadah yang berbeda dibandingkan dengan aki basah. Aki kering ini memiliki desain dengan pemilihan warna yang solid atau gelap. Misalnya berwarna hitam, kuning, putih dan biru. Jika aki basah bersifat transparan, maka aki ini tidak akan bisa dilihat dari samping. Aki kering juga tidak memiliki lubang-lubang pengisian di atasnya. Lalu, apa lagi yang menjadi perbedaan aki basah dan kering? Aki kering ini biasanya memiliki jeroan berwujud gel. Menariknya lagi adalah, tingkat penguapan dari gel di dalam aki kering sangat kecil. Hal ini memungkinkan volume gel pada aki kering bisa lebih terjaga. Selain itu, aki kering juga memiliki kelebihan lain dibandingkan aki basah, yakni free maintenance MF alias bebas perawatan. Aki kering tak perlu mendapatkan perawatan apapun, hanya tinggal dipakai saja. Jauh lebih simpel dan mudah dibanding aki basah. Cara Merawat Aki Basah dan Kering Apakah kedua aki tersebut memiliki perbedaan dari cara merawatnya juga? Ya, kedua jenis aki ini memiliki cara perawatan yang sangat berbeda. Untuk merawat aki basah, biasanya pemilik kendaraan wajib memeriksa kadar air di dalam aki. Selain itu, aki basah biasanya juga memerlukan sedikit perawatan berupa pembersihan kutub positif + dan negatif -. Sedangkan untuk merawat aki kering caranya cukup mudah. Sang pemilik kendaraan hanya perlu rajin menggunakan kendaraan miliknya ketimbang didiamkan saja di garasi. Aki kering, seperti yang disinggung sebelumnya terkait MF, merupakan aki yang minim perawatan. Aki kering juga memiliki masa pakai yang juga jauh lebih lama dibandingkan dengan aki basah. Soal harganya sendiri, kedua jenis aki ini memiliki selisih harga yang cukup jauh. Sebagai perbandingan, harga aki kering bisa dua kali lipat dari aki basah. Contohnya, harga aki basah untuk tipe 85 ampere biasanya memiliki harga Rp700 hingga Rp1 juta. Sedangkan untuk model aki kering biasanya dijual dengan harga Rp1,5 sampai 3 jutaan. Jadi bisa dipastikan, bukan bahwa selisih harga keduanya bisa sangat jauh? Selisih harga aki basah dan kering yang cukup jauh ini tentu berpengaruhi oleh masa pakainya. Aki basah memiliki usia pakai yang lebih sebentar dibanding aki kering. Aki basah biasanya hanya bertahan hingga maksimal satu tahun. Sedangkan untuk aki kering, biasanya umurnya bisa mencapai 3 sampai 4 tahun. Jika kamu menginginkan aki dengan usia yang lebih panjang, jangan lupa untuk mengecek kondisi dinamo ampere dan alternatornya. Karena jika kedua komponen tersebut tidak bekerja maksimal, percuma saja diberikan aki baru. Kedua komponen tersebut menjadi salah satu penentu awetnya usia pakai aki mobil. Jika kedua komponen tersebut berfungsi normal, maka tegangan listrik yang dihasilkan akan berada di angka 12-14 volt. Nah, bagaimana sudah sedikit lebih paham mengenai perbedaan aki basah dan kering, kan? Lalu mana pilihan Carmudian? Aki basah atau aki kering? dms Post Views 12,323 BiarAwet, Ini 6 Langkah Merawat Aki Kering Mobil. Pada umumnya orang memilih aki kering mobil dengan alasan pemakaiannya tidak bikin ribet dibanding aki basah. Soalnya tinggal pasang dan pakai, gak perlu dikontrol secara berkala untuk mengecek air aki. Akan tetapi meski diklaim bebas perawatan, aki kering mobil sesekali tetap harus “ditengok
JAKARTA, - Aki memiliki peran penting untuk menjaga performa kelistrikan pada mobil. Umumnya, ada dua jenis aki yang biasa digunakan, yakni basah dan kering. Berdasarkan segi kualitas, manakah yang lebih baik?Ekowati, Technical Leader Auto2000 Kalimalang Jakarta Timur menjelaskan, sebenarnya tidak ada perbedaan antara aki basah dan kering dari sisi fungsi. “Aki kering atau aki maintenance free MF enggak ada bedanya dari aki basah. Fungsi keduanya serupa, sama-sama memberikan tegangan untuk mobil,” ujarnya kepada Senin 20/3/2023. Baca juga 2 Modifikasi Ini Bisa Bikin Aki Mobil Cepat Soak dan Meledak Isi air aki mobilMenurut dia, keunggulan dari aki kering adalah kepraktisan dalam penggunaan. Aki jenis ini tidak memerlukan proses perawatan serumit aki basah. “Kalau aki basah, perlu diperiksa dan diganti airnya secara berkala, atau kadang-kadang harus dikuras juga. Proses semacam ini tidak ada di aki kering,” kata Eko. Kepraktisan lainnya adalah dari segi indikator, di mana aki kering biasanya memiliki indikator fisik di bagian tutupnya yang menunjukkan kondisi kesehatan aki. “Aki indikatornya mudah karena ada semacap kenop di bagian tutupnya. Kondisi kesehatan aki bisa ketahuan dari warnanya. Biasanya kalau warna hijau, voltase aki masih normal,” ucap Eko. Baca juga Uji Coba Transaksi Tol Nirsentuh di Bali Mandara Berlaku Juni 2023 Dicky Aditya Wijaya Aki mobil Indikator itu ada di aki kering karena konstruksinya sealed alias tertutup rapat. Untuk aki basah, indikator fisik yang bisa diperhatikan oleh konsumen hanya ketinggian air dan banyak atau tidaknya uap. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
IniKelebihan dan Kekurangan, Aki Basah Maupun Kering. Jip Aki memiliki fungsi utama sebagai penampung dan penyuplai listrik pada sistem kelistrikan mobil. Saat ini aku ada dua jenis yang ada di pasaran, aki basah dan aki kering. Sedangkan aki kering atau Maintenance Free (MF) di dalamnya terdapat cairan elektrolit atau gel.
Simakulasan Cara Memperbaiki Aki Basah Motor tekor dan soak, jika motor masbiker menggunakan tipe aki basah. 2. Alat untuk Membuka Tutup Aki Kering Gunakan obeng atau alat lainnya untuk mencukit dan membuka tutup aki yang sedikit lebih rekat. 3. Suntikan Berguna untuk menyuntikan dan menambah air accu pada aki kering motor. 4. Lem Alteco Atau
pARo3.
  • 8a7vdss1fc.pages.dev/62
  • 8a7vdss1fc.pages.dev/467
  • 8a7vdss1fc.pages.dev/24
  • 8a7vdss1fc.pages.dev/62
  • 8a7vdss1fc.pages.dev/356
  • 8a7vdss1fc.pages.dev/407
  • 8a7vdss1fc.pages.dev/12
  • 8a7vdss1fc.pages.dev/348
  • kelebihan aki kering dan aki basah